Pengajian lansia akan terus diupayakan sebagai sarana penguatan lansia dalam ibadah

REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNGKIDUL — Suasana berbeda terlihat di pengajian rutin pekanan putaran ketujuh Majelis Taklim Lansia Husnul Khotimah bersama KUA Semanu pada Jumat sore (4/6). Para jamaah lansia yang berjumlah 50 orang terlihat antusias karena tidak hanya dihadiri oleh Ustaz Sholihin, acara juga dihadiri oleh Noor Liesnani Pamella atau lebih dikenal Ibu Nardi Pamella.


Nardi Pamella dikenal sebagai seorang pengusaha sukses bisnis retail pemilik Pamella Supermarket
untuk berbagi pengalaman mulai dari awal mula merintis usahanya sampai sekarang memiiki sembilan cabang supermarket termasuk salah satunya di Wonosari, Gunungkidul. Beberapa pesan yang disampaikan Nardi Pamella ke para simbah diantaranya bisnis perlu kejujuran. Sampai sekarang Pamella Supermarket bagian keuangannya dipercayakan oleh pegawai yang sekolahnya sampai kelas 3 SD karena orangnya jujur.


“Jaman sekarang cari orang pintar banyak, tapi cari orang jujur sulit karena sedikit,” ujarnya.


Nardi mengatakan semakin tua harus semakin bahagia dan banyak ibadah, misalnya sholat tahajud, membaca Alquran termasuk rajin belajar seperti di Teras Majelis Taklim Lansia Husnul Khotimah ini. “Jangan lupa menjaga kesehatan dengan rutin berolah raga seperti para simbah di Pos Lansia Husnul
Khotimah di sini habis sholat subuh, makanan juga harus dijaga kurangi makan jeroan,” katanya.


Terakhir katanya, jangan lupa berbagi, apa yang kita miliki berbagilah. “Nah ini, tadi kami dari Yogyakarta mampir ke Pamella 9 yang di Wonosari terus menyiapkan bingkisan untuk simbah, nanti simbah pulangnya bawa nggih, mugi-mugi simbah bahagia terus, simbah tetep sehat, simbah tetep semangat nderek kegiatan Pos Lansia niki, simbah semangat doa ibadah, aamiin,” kata Ibu Nardi.


Setelah Ibu Nardi berpamitan, para jamaah kemudian mendapat tambahan ilmu yang disampaikan oleh Ustaz Sholihin tentang bangaimana kita bisa istiqomah sholat dengan mengajak para simbah
menghafal doa.


Ratno selaku fasilitator Rumah Zakat Desa Pacarejo yang memandu acara menjelaskan bahwa program pengajian pekanan rutin setiap Jumat sore bersama KUA Semanu ini akan terus diupayakan sebagai sarana penguatan lansia dalam hal ilmu, ibadah, psikis dan kesehatan fisik lansia dengan pemberikan makanan tambahan atau PMT berupa paket makanan empat sehat lima sempurna yang ditempatkan lunch box khusus anggota.





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *