Terdapat amalan yang berbalas hidangan dari tiga surga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Jamuan makan menjadi tradisi di dalam kehidupan umat. Meski demikian kita harus tahu adab ketika menghadiri jamuan makan dari kerabat atau tetangga. 


Menurut Imam Abu Hamid Ghazali termasuk adab dan etika makanan adalah tidak mengusulkan menu makanan tertentu kepada temannya, yang barangkali akan memberatkannya. Kecuali apa bila dia percaya kalau temannya sanggup.  


“Dan jika sudah mengusulkan salah satu dari dua jenis menu makanan, maka memilih makanan yang paling mudah,” kata Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumiddin.  


Menurut Imam Ghazali tidak masalah bila tuan rumah mengatakan pada para tamu, silakan usul makanan sesuka kalian. “Bila melakukannya akan memperoleh pahala yang sangat besar,” katanya. Ibnu Abbas RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: 


عن عطاء، عن ابن عباس، عن النبيّ ، قال: مَنْ صادف من مسلم جوعةً فأطعمه أطعمه الله من ثلاث جنان: من جنات عدن، وجنات الفردوس ، وجنة الخلد


“Barangsiapa memberi makanan lezat kepada saudaranya Muslim yang lapar, Allah akan memberinya makanan dari tiga surga, yaitu surga Firdaus, surga Adn, dan surga Khulud.” 


Menurut Imam Ghazali tidak sepantasnya seseorang berkata kepada temannya, “Maukah engkau aku suguhi makanan?” Akan tetapi hendaknya dia langsung menyuguhkan makanan kepadanya. “Jika dia suka pasti akan memakannya dan jika tidak suka dia boleh mengangkatnya begitulah pendapat Imam ats-Tsauri,” katanya 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *