Menurut dia, Quraishi adalah sosok yang percaya diri dan patriotis.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Pria keturunan Pakistan-Amerika Zahid Quraishi akan menjadi Muslim pertama sebagai hakim federal Amerika Serikat. Quraishi dikonfirmasi pada Kamis oleh Senat AS dengan perolehan suara 81-16.


Dia menerima sebagian besar dukungan bipartisan, khususnya Partai Demokrat yang memujinya. “Hakim Quraishi telah mengabdikan kariernya melayani negara kita dan segala sesuatu mungkin terjadi di Amerika,” kata Senator New Jersey Bob Menendez, dilansir Daily Sabah, Jumat (11/6).


Senator Corey Booker yang juga dari New Jersey, merekomendasikan Quraisy yang berusia 46 tahun untuk posisi itu. Booker menyebut kemenangan ini sebagai momen luar biasa. Menurut dia, Quraishi adalah sosok yang percaya diri dan patriotis.


Quraishi lahir dari imigran Pakistan di New York City dan mengenyam pendidikan di Rutgers Law School. Namun, setelah peristiwa 11 September, dia bergabung dengan angkatan darat sebagai jaksa militer. Kemudian dia dikerahkan ke Irak pada 2004 dan 2006.


Lalu ia bekerja untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sebagai asisten pengacara AS yang berspesialisasi dalam kasus korupsi publik, kejahatan terorganisir, dan penipuan keuangan. Presiden Dewan Urusan Publik Muslim Salam Al-Marayati mengatakan kepada Northjersey.com bahwa Quraishi dapat membuka jalan bagi Muslim masa depan di pengadilan Amerika.


“Kami berharap akan ada lebih banyak hakim Muslim yang dicalonkan oleh Gedung Putih dan dikonfirmasi oleh senat. Kami juga berharap senat menghilangkan tes lakmus agama untuk calon hakim,” kata Al-Maryati. 


https://www.dailysabah.com/world/americas/pakistani-american-to-become-first-muslim-us-federal-judge


 (Foto AP)





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *