Relawan terpaksa berjalan kaki karena banyak lokasi yang belum bisa dilalui kendaraan

REPUBLIKA.CO.ID, MAJENE–Relawan Rumah Zakat bersama dengan Pecinta Alam Sulawesi Tengah (PAST) melakukan perjalanan menuju lokasi pengungsi korban gempa yang berada di Dusun Pakku, Deaa Tandeallo untuk mendistribusikan bantuan, Jum’at (29/1).


Untuk menuju lokasi, tim Rumah Zakat bersama PAST harus berjalan kaki hingga kurang lebih 5-6 jam karena banyak titik longsor yang belum bisa ditembus dengan kendaraan bermotor. Dalam aksi tersebut, tim relawan mendistribusikan bantuan berupa 6 tenda, 120 kaleng Superqurban Rendang Sapi, 40 kaleng Superqurban Rendang Kambing, Gula Pasir 24 kg, Garam 40 pcs, Popok Bayi 186 pcs, Minyak Goreng 10 liter, dan Sosis 6 pcs beserta tikar sebanyak 65 buah. Sebanyak 136 KK yang terdiri dari 168 jiwa saat ini mendiami pengungsian yang berlokasi Di Dusun Pakku.


Kebutuhan Mendesak yang masih dibutuhkan warga disana adalah tikar, selimut, dan logistik makanan. Dengan adanya bantuan yang diberikan oleh Rumah Zakat dan PAST setidaknya bisa meringankan beban kebutuhan yang saat ini dirasakan warga.


 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *