Nol kasus covid pada jamaah diapresiasi Kapuskes haji Budi Sylvana.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Sylvana mengaku senang tidak ada jamaah yang terpapar Covid-19 pasca pelaksanaan ibadah haji. Saat ini jamaah haji masih berada di Mina setelah melaksanakan wukuf di Arafah dan bermalam d Muzdalifah.

“Alhamdulillah informasinya sampai hari ini tidak ada jamaah terpapar Covid-19,” kata Budi saat dihubungi Republika, kemarin.

Budi mengapresiasi kerja keras Kerajaan Arab Saudi yang mampu mengendalikan resiko penyebaran Virus Covid-19 dengan memberlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat pada saat penyelenggaraan ibadah haji. Tentunya kesuksesan ini didukung dengan perilaku jamaah haji mau taat terhadap protokol kesehatan yang diberlakukan.

“Terimakasih kepada Pemerintah Arab Saudi mampu mengendalikan penyebaran Covid-19.  Terlihat selama posesi ibadah haji tahun ini para jamaah pun menjalankan prokes ketat serta disiplin,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tahun ini dapat menjadi contoh untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun depan, terutama ketika masih terjadi pandemi. Untuk itu kerjasama antara penyelenggaran dan jamaah taat terhadap prokes harus terus dilakukan.

“Hal-hal ini harus menjadi lesson learned dan pembelajaran bagi kita bersama baik petugas maupun jamaah di Indonsia, dalam rangka persiapan prosesi haji selanjutnya jika sudah dibuka,” katanya. 

Budi mengatakan, pembatasan jumlah jamaah haji sudah tetap dilakukan di saat pandemi saat ini. Hal itu sebagai upaya mencegah meluasnya transmisi penularan Covid bagi jamaah saat pelaksanaan ibadah haji.

“Hal ini dilakukan agar penerapan protokol kesehatan dapat berjalan baik dan terpantau dengan jumlah jamaah yang terkendali,” katanya.

Budi menuturkan, jika tahun depan Saudi menyelenggaraan haji secara normal, maka tetap diperlukan beberapa langkah sebagai berikut. Pertama vaksinasi, karena vaksinasi lengkap menjadi persyaratan wajib bagi jamaah.

“Jadi jamaah haji Indonesia, harus mendapat vaksinasi lengkap terlebih dahulu jika akan diberangkatkan,” katanya.

Ia juga tetap menyarankan kepada semua calon jamaah segera melengkapi vaksinasinya, karena hal ini memang dipersyaratkan oleh Pemerintah Saudi pemeriksaan bebas covid, dengan test PCR.

Kedua, prokes diterapkan sangat ketat, para jamaah diharuskan selalu menggunakan masker, apabila ketahuan askar melepas masker ditempat umum, maka di denda. Dan terlihat selama posesi ibadah haji tahun ini para jamaah disiplin patuh terhadap aturan yang telah diberlakukan Arab Saudi.

 

 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *