Pemilihan dewan wakaf Sunni diikuti ketua dewan masjid Ayodhya.

REPUBLIKA.CO.ID,AYODHYA — Presiden Perserikatan Masjid Ayodhya atau Indo-Islamic Cultural Foundation (IICF), Zufar Farooqui, akan mengikuti pemilihan keanggotaan Badan Wakaf Sunni Pusat UP. Keputusan ini membuatnya menjadi pesaing kuat untuk posisi ketua dewan wakaf, tiga kali berturut-turut.


Pemilihan umum ini diharuskan atas perintah Pengadilan Tinggi Allahabad. Keputusan ini sekaligus membatalkan arahan pada 30 September 2020, arahan dari sekretaris kepala kesejahteraan minoritas dan wakaf yang menyebut akan memperpanjang masa jabatan dewan wakaf.


Farooqui merupkan mantan ketua dewan wakaf yang masa jabatannya berakhir pada April tahun lalu. Kali ini, ia mencalonkan diri dari kuota mutawalli, sebagai pengurus Wakaf Sayyad Mohammad Ismail, Sitapur”.


Dilansir di Times of India, Senin (15/2), Undang-undang Badan Wakaf menetapkan garis yang luas untuk pelaksanaan pemilihan. Pemilihan ini mencakup pemungutan suara untuk delapan anggota, dua dari Dewan Pengacara, dua anggota Parlemen (Lok Sabha atau Rajya Sabha), dua anggota majelis atau dewan legislatif UP, serta dan dua anggota dari kuota mutawalli wakaf dengan pendapatan tahunan minimum 1 lakh rupee India, atau Rp 19juta.


Tiga anggota lainnya yang dicalonkan untuk dewan oleh pemerintah negara bagian. Termasuk di dalamnya seorang pejabat berpangkat sekretaris khusus, seorang ulama dan seorang pekerja sosial. Menurut buku peraturan, Ketua Dewan nantinya dipilih oleh para anggota, yang semuanya harus Muslim Sunni.


“Kami memberikan hasil akhir pada pemilih, yang terdiri dari lebih dari 600 orang mewakili wakaf berbeda di negara bagian. Anggota wakaf dengan pendapatan tahunan minimum Rs 1 lakh merupakan kolase pemilihan,” kata Kepala Eksekutif Dewan Wakaf Pusat Sunni Uttar Pradesh, Sayyad Shoeb.


Selain Farooqui, sosok lain yang juga akan memperebutkan posisi itu adalah Adnan Farrukh Syah. Ia menggunakan kuota mutawalli yang mewakili Waqf Imambara, Gorakhpur. Baik Farooqui dan Shah adalah anggota Dewan dalam dua periode terakhir.


Dua anggota Dewan Pengacara, Abdul Razzaq Khan dan Imran Mabood Khan, merupakan anggota dewan ini dalam masa jabatan setahun terakhir. Kemungkinan besar mereka akan terpilih tanpa perlawanan, karena hanya ada dua Muslim Sunni di Dewan Pengacara Uttar Pradesh.


Sesuai tradisi, tidak ada kontes yang diadakan untuk keanggotaan dari kuota MP / MLA. Namun, ada kemungkinan perubahan keanggotaan tahun ini, karena banyak mantan anggota yang keluar dari pemilihan tersebut. 


 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *