Masjid Al Maldi merupakan masjid bersejarah.

REPUBLIKA.CO.ID, BAHA — Masjid Al-Maldi merupakan salah satu bangunan bersejarah tertua di Desa Warisan Al-Mald, wilayah selatan Baha. Tempat ibadah ini dibangun pada 1364 H, setara dengan 1945 M dalam kalender Gregorian.

Bangunan bersejarah tersebut telah mendapat perhatian dari Proyek Renovasi Masjid Bersejarah di Saudi, milik Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Dilansir di Arab News, Selasa (27/4), desa tersebut dibangun di atas perbukitan yang menghadap ke Lembah Al-Maldo, dengan dua benteng berdekatan dan menciptakan bentuk arsitektur yang khas.

Selain sebagai tempat shalat dan ibadah, masjid ini juga menjadi mercusuar budaya dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat desa setempat. Banyak kegiatan pembelajaran dan ceramah diadakan, termasuk belajar membaca dan menulis Alquran.

Masjid ini mampu menampung sekitar 34 jamaah dengan luas total 90 meter persegi. Tempat ini juga memiliki peran sosial yang menonjol bagi warga, utamanya dalam membahas urusan sehari-hari dan menyelesaikan masalah serta perselisihan yang ada.

Sekarang, masyarakat bisa kembali melaksanakan shalat di masjid yang terletak 3 km selatan kota Baha, di jalan menuju Provinsi Baljurashi. Konstruksinya bergaya Sarat, terdiri dari bebatuan tidak beraturan, sedangkan atapnya dari batang pohon juniper.   

sumber : Arab News





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *