Surat kaleng Islamofobia sudah dialami masjid tersebut di Jerman

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN – Sebuah masjid di Kota Duisburg bagian Barat Jerman pada Selasa (10/11) menerima surat berisi pernyataan Islamofobia dan rasis untuk ketiga kalinya. Surat itu berisi penghinaan.


Diberitakan Anadolu Agency pada Rabu (11/11), surat yang dikirim ke Masjid Muradiye itu berisi penghinaan berat terhadap orang Turki dan Muslim.


“Kami melaksanakan kegiatan kami dalam kerangka tanggung jawab sosial dan berusaha memberikan kontribusi kepada masyarakat di Jerman. Pelaku surat kebencian yang dikirimkan sebelumnya tidak dapat ditemukan,” kata Ketua Administrasi Masjid Muradiye, Ramazan Ceylan, dilansir dari Anadolu Agency pada Kamis (12/11).


Masjid Muradiye yang dijalankan organisasi yang memayungi Turki-Muslim, DITIB, telah menerima surat anti-Muslim sebelumnya. Diberitakan mereka telah menerima surat Islamofobia itu sebanyak tiga kali.  


Di hari yang sama, secara terpisah sebuah masjid di Kota Zaandam di Barat Laut Belanda mengalami serangan Islamofobia. Tidak ada kerusakan pada masjid selain jendela yang pecah. Tapi serangan akan menjadi lebih jelas setelah kamera keamanan diperiksa. 


“Kami tidak tahu siapa yang melakukan serangan itu, tapi kami khawatir,” kata Pejabat Masjid, Ismail Genc kepada Anadolu Agency, dilansir dari laman AhlulBayt News Agency (ABNA), Kamis (12/11). 


Sumber: https://www.aa.com.tr/en/europe/mosque-in-germany-receives-another-islamophobic-letter/2039477





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *