Mualaf Nadirah Tan dituding tak lurus dalam berislam

REPUBLIKA.CO.ID, Nadirah Tan kini telah merasakan manisnya iman dengan menjadi seorang Muslim. Wanita Melayu berumur 29 tahun itu  pun menceritakan perjalanannya hingga memutuskan menjadi mualaf dan mengenakan jilbab.  Seperti dilansir Her World pada Kamis (11/2), Nadirah Tan menceritakan dirinya menjadi Muslim setelah mengenal seorang pria Muslim yakni Sa’ad.  


Nadirah dan Saad memang telah lama menjalin hubungan dekat. Nadirah mengetahui bahwa Saad adalah seorang Muslim. Tetapi awalnya pasangan itu tak terlalu memikirkan tentang perbedaan keyakinan di antara mereka. Keduanya menikmati hubungan mereka terlebih mereka bekerja di satu perusahaan yang sama.


Hingga keduanya pun berkomitmen melanjutkan hubungan mereka itu lebih serius yakni ke jenjang pernikahan. Kedekatan dengan Saad dan keluarganya itu membuat Nadirah Tan perlahan-lahan mempelajari tentang Islam dan akhirnya siap menjadi seorang mualaf. 


“Saad adalah seorang Muslim, dan saya tahu bahwa pernikahan Muslim membutuhkan kedua belah pihak untuk menjadi Muslim. Saya siap menghadapi tantangan menjadi seorang mualaf. Mempelajari dasar-dasar Islam itu sulit, itu membuat saya lebih dekat dengan Saad dan keluarganya. Sungguh itu sangat membantu, karena Saad juga berupaya untuk belajar bahasa Mandarin agar dia bisa berbincang-bincang dengan ibu saya yang hanya bisa bicara bahasa Mandarin,” kata Nadirah Tan.  


 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *