Andhiko yang merupakan anak pedagang kue telah merintis usaha sejak Juli 2020

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA–Andhiko Yerintra Djafniel Yudanur, Cendekia Baznas Universitas Gadjah Mada (UGM) membangun perusahaan rintisan (start up), Berr Corporation. Berr Corporation merupakan usaha yang bergerak dalam bidang kaos vintage dan tie dye. Di Berr Corporation, pembeli bisa mendapatkan barang yang berkualitas dengan harga terjangkau.


Andhiko, lahir dari seorang ayah dan ibu yang bekerja pedagang jajanan kue, telah memulai usaha ini sejak Juli 2020. Andhiko adalah salah satu dari 102 mahasiswa BCB Angkatan 2020 yang sedang membangun usahanya di tengah-tengah kesibukan kuliahnya.


Di tengah pandemi, menurut Andhiko adalah waktu yang tepat untuk memulai usahanya karena memiliki waktu yang lebih fleksibel. “Pandemi Covid-19 membuat kami memiliki banyak waktu luang untuk mengasah jiwa kreativitas, inovatif, dan memanfaatkan peluang-peluang yang ada. Kondisi ini kami manfaatkan untuk menciptakan peluang wirausaha yang bisa mendapatkan keuntungan dari modal sendiri. Dan dari keuntungan tersebut kami dapat meringankan beban dan tanggungan orang-orang di sekitar kami,” ujar Andhiko seperti dikutip laman resmi Baznas, Kamis (11/2).


UGM adalah salah satu dari dari 83 kampus mitra Beasiswa Cendekia Baznas se-Indonesia. Lembaga Beasiswa Baznas senantiasa terus mendorong kemandirian peserta melalui program pembinaan bersama mentor terbaik.


 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *