Pembagian 4.000 bibit lele merupakan salah satu bentuk program pengabdian masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, SUKOHARJO–Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam bersama Lembaga Zakat Infaq & Shodaqoh Assalaam membagikan 4.000 bibit ikan lele kepada warga Dusun Lemusir, Pabelan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pekan lalu. Pembagian bibit lele tersebut bertujuan untuk memberdayakan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.


Kepala Humas PMMI Assalaam, Ustaz Devi Hidayah Fajar, mengatakan, pembagian 4.000 bibit lele merupakan salah satu bentuk program pengabdian masyarakat Assalaam.


“Masyarakat di Dusun Lemusir cukup terimbas pandemi Covid-19 sehingga kami memberikan bantuan bibit lele sebagai modal usaha untuk bangkit dari dampak pandemi. Selain itu, lokasinya di sekitar PPMI Assalaam sehingga mudah dalam pendampingan,” terang Ustaz Devi kepada wartawan di PPMI Assalaam, Senin (26/4).


Ustaz Devi menambahkan, bantuan bibit lele juga dilengkapi pembuatan empat unit kolam lele masing-masing berukuran 2×3 meter. Selain itu, bantuan pakan juga diberikan saat awal pembibitan. Nantinya, PPMI Assalaam tetap melakukan pantuan dan pendampingan bagi warga dalam mengembang biakkan ikan lele.


Ribuan bibit lele tersebut diperkirakan bisa dipanen sekitar tiga bulan ke depan. Di samping itu, Assalaam juga memberikan bantuan berupa bibit tanaman sayur, seperti tomat, cabai, terong, dan sayur kol.”Kami berharap bisa panen dan berkelanjutan. Sehingga bisa membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” imbuhnya.


Menurutnya, program pengabdian masyarakat Assalaam merupakan salah satu bentuk misi dakwah Assalaam dan kepedulian kepada masyarakat. Selain bantuan bibit lele, program lainnya yang sudah dijalankan berupa pembangunan sumur di desa Bulu, Kabupaten Sukoharjo.


 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *