Istri almarhum mengucapkan terima kasih kepada para donatur

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PPPA Daarul Qur’an menyerahkan donasi kepada keluarga mendiang Ustaz Maaher At-Thuwailibi sebesar Rp 1.274.049.756 atau Rp 1,2 miliar lebih, Kamis (18/2) malam.

Penyerahan donasi disampaikan kepada istri almarhum di Bekasi, dan disiarkan secara virtual. “Malam ini kita menyerahkan donasi yang sudah kita himpun untuk keluarga almarhum. Donasi ini rencananya akan dibelikan rumah sebagai tempat tinggal dan dijadikan sebagai rumah tahfidz, tempat belajar mengaji. Insya Allah anak-anak almarhum juga akan menjadi generasi Qur’ani karena berada di lingkungan rumah tahfidz,” ujar GM Program dan Penyaluran Laznas PPPA Daarul Qur’an Agus Jumadi.

Agus melanjutkan, rumah tahfidz ini kelak menjadi amal jariyah bagi masyarakat yang ikut membantu keluarga almarhum dan akan menjadi amal jariyah bagi donatur. Terlepas dari kontroversi almarhum selama hidup, kata dia, seyogyanya bagi umat Islam untuk tidak membicarakan hal tersebut sebagai etika terhadap orang yang sudah meninggal.

“Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan para muhsinin, terlebih kepada yang telah menginisiasi sampai titik ini, Ustaz Yusuf Mansur dan PPPA Daarul Qur’an, dan semua yang sudah terlibat sampai sejauh ini. Semoga Allah SWT membalas dengan sebaik-baik balasan,” ujar perwakilan keluarga, Jamal.

Dia melanjutkan, rencananya ke depan donasi tersebut akan dibelikan rumah yang tak hanya sebagai rumah tinggal tapi juga akan kami jadikan sebagai rumah tahfidz. Sebagian juga akan kami berikan kepada keluarga ustadz Maaher di Medan. Tak lupa ia juga mengajak khalayak untuk bersama-sama mendoakan almarhum ustadz Maaher.

“Saya mengajak teman-teman semua untuk mendoakan almarhum Ustaz Maaher agar beliau diampuni segala khilaf dan dosanya, diterima amal ibadahnya, kemudian kuburnya dilapangkan dan diberikan cahaya,” kata Jamal.

Istri almarhum, Iqlima Ayu juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuan kepadanya dan anak-anak almarhum. “Saya berterima kasih kepada para donatur yang masih mengingat Ustaz. Saya tidak menyangka akan banyak yang peduli dan ingat dengan anak-anaknya,” ujar dia.

CEO Sedekahonline.com, Gilang Ramadhan, juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur Sedekah Online yang ikut berpartisipasi membantu keluarga ustaz Maaher. “Terima kasih para donatur sekalian, semoga menjadi ladang amal bagi kita semua, aamiin,” ujar Gilang.

Sebagaimana diketahui, Sedekahonline.com adalah platform crowdfunding milik Daarul Qur’an yang telah ikut memberikan manfaat kepada masyarakat luas sejak 2016 silam. Penyaluran donasi kepada keluarga mendiang ustadz Maaher ini diakhiri dengan pemberian donasi secara simbolis oleh Agus dan Gilang kepada pihak keluarga.

Seperti diketahui, Ustaz Maaher At-Thuwailibi meninggal dunia pada Senin (8/2) malam. Ia kemudian dikebumikan di Pondok Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Tangerang, bersebelahan dengan makam Syeikh Ali Jaber.

Semasa hidupnya, Ustaz Maaher termasuk yang sangat bersemangat dalam mendakwahkan Islam. Ia tak kenal lelah untuk menegakkan Kalimatullah di mana pun ia berada. Namun siapa yang menyangka jika ia diuji dengan keterbatasan ekonomi. Ustadz Maaher berjualan parfum atau minyak wangi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Ia bahkan sempat tinggal di rumah kontrakan bersama keluarga kecilnya di daerah Cimanggu, Bogor, Jawa Barat.


 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *