Aka Medika bantu buruh penjemur ikan untuk lakukan persalinan secara gratis

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG — Tanpa memandang suku, ras, agama atau lainnya, kesehatan merupakan hal yang patut disadari kepentingannya. Sebagian masyarakat yang hidup dalam keterbatasan ekonomi (dhuafa), kerap mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan. Melihat permasalahan yang terjadi, Rumah Sakit (RS) AKA Medika Sribhawono Dompet Dhuafa membantu Marfuah (33 tahun) warga Desa Muara Gading Mas Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur untuk  membantu persalinan anak keempat dan mendapatkan akses kesehatan.


“Alhamdulillah Pada Rabu (28/4),  waktu persalinan anak keempat saya kemarin lancar dan tidak mengeluarkan biaya sedikitpun di  RS. AKA Medika Sribhawono. Disana saya dibantu melahirkan, perawat dan dokternya juga baik, selain baik juga ramah-ramah, saya senang sekali sudah dibantu. Jangankan untuk membuat Kartu BPJS, untuk makan sehari-hari saja saya dan anak-anak sering kekurangan bahkan pernah menumpang makan dirumah saudaranya,”ucap Mufiah 


Sulitnya akses untuk mendapatkan layanan kesehatan membuat mereka hanya bisa berpasrah diri dengan sakit yang diderita tanpa penanganan medis yang layak. Mufiah yang keseharianya bekerja sebagai buruh penjemur ikan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya dan memiliki 3 orang anak  masih kecil.


Sedangkan Suami bekerja sebagai buruh nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu, dan harus pergi melaut selama beberapa hari. Situasi ini ditambah dengan Anak Mufiah yang  tiba-tiba panas, buang air besar terus sampai lemas badannya, tulang kepalanya sampai kelihatan. Kepanikan terjadi saat suami sedang pergi melaut,dibantu oleh aparatur Desa membawa anak Mufiah untuk berobat ke RS. AKA Medika.


“Terimakasih kepada RS. AKA Medika Sribhawono atas bantuannya kepada saya, sehingga saya melahirkan gratis dan pengobatan anak saya ketika sakit pun gratis,” pungkasnya.


RS. AKA Medika Sribhawono hadir untuk memberi kemudahan pelayanan kesehatan untuk kaum dhuafa dan pasien BPJS yang kesulitan mendapat akses kesehatan, serta sebagai alat pendorong kesejahteraan masyarakat sekitar.Pasien dari keluarga kaum dhuafa maupun pasien umum mendapatkan pelayanan medis yang setara. Pasien dhuafa mendapatkan pelayanan medis sesuai dengan kondisi penyedaan sarana dan prasarana medis yang ada secara gratis, termasuk penyediaan obat yang tidak ditanggung pemerintah.


“Saya mendapatkan informasi dari Bidan di Labuhan Maringgai bahwa ada warganya yang akan melakukan persalinan namun tidak memiliki kartu BPJS.Pada saat itu pelayanan Jampersal sedang tidak bisa diurus. Akhirnya saya meminta sodara Marfuah untuk segera dirujuk ke RS. AKA Medika Sribhawono. Dan kami langsung memberikan pengobataan gratis bagi para Dhuafa melalui program penerima manfaat pasien Dhuafa. RS. AKA Medika Sribhawono.Selanjutnya bersinergi dengan Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation, serta berkomitmen untuk menjadi Rumah Sakit Ramah Dhuafa yang membantu kaum Dhuafa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima,” ucap Rahmat selaku Humas RS AKA Medika Sribhawono Dompet Dhuafa





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *