Kegiatan Magrib Mengaji didukung oleh program Desa Berdaya melalui Capasity Building

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH — Aktifitas magrib mengaji di TPQ Ziadatuzzakwan Desa Berdaya Tampak Siring terus dilakukan seperti yang dilakukan pada Kamis (4/2), dimana Relawan Rumah Zakat, Sanita Rosiani membersamai murid-murid TPQ pada Magrib mengaji. Aktifitas yang rutin dilakukan setiap malam setelah magrib sampe isya ini diisi dengan sholat magrib bersama, mengaji sampai selesai dan dilanjutkan dengan sholat isya berjamaah.


Kegiatan Magrib Mengaji ini didukung oleh program Desa Berdaya melalui program Capasity Building.
Selain mengaji, kegiatan di TPQ ini juga diselangi dengan kegiatan hafalan ayat pendek di malam Ahad, pembinaan pekanan dimalam sabtu dan yasinan setiap malam jumat.


Murid-murid TPQ yang berjumlah 23 orang ini berasal dari warga sekitar, usia mereka beragam, dari
usia paling kecil yaitu 5 tahun dan yang paling besar usia 14 tahun. Hasilnya, saat ini sebanyak 20 murid yang dasarnya mulai dari iqro sekarang tersisa lima orang yang masih iqro, sisanya sudah Alquran.


Sanita berharap aktifitas magrib mengaji ini sebagai wasilah anak-anak tetap berinteraksi dengan Alquran. “Terima kasih juga kepada para donatur Rumah Zakat dan Desa berdaya,” katanya.





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *