Relawan Rumah Zakat dan warga bentuk kelompok gemar zakat bernama Srimulyo Berbagi

REPUBLIKA.CO.ID, PESAWARAN – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau yang biasa disebut PPKM membuat banyak aktivitas warga terhambat. Selain itu, tidak sedikit masyarakat yang semakin kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup karena tidak bisa maksimal menjalankan usahanya.


Karena itu, Relawan Rumah Zakat bersama beberapa tokoh masyarakat dan aparat desa membentuk kelompok Gemar Zakat yang bernama “Srimulyo Berbagi”. Hal itu karena diadakan di salah satu Dusun yaitu Srimulyo di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung.


Relawan Rumah Zakat sekaligus bendahara Sidik menyatakan sudah 5 bulan program ini berjalan dan hasilnya sangat dirasakan masyarakat hingga Dusun sekitar dengan berbagai macam bentuk bantuan yang diberikan terlebih bantuan dimasa PPKM sekarang ini.


Deden (40), selaku tokoh masyarakat menuturkan bahwa banyak sekali lingkungan yang sangat membutuhkan karena terkena dampak pandemi yang kita semua berharap segera berakhir, Ahad (18/7).


Sidik juga berupaya untuk melaporkan keuangan dan dokumentasi sebaik mungkin agar memuaskan donatur sekaligus membuktikan bahwa “Srimulyo Berbagi” mempunyai mutu yang sangat baik, Sidik juga memberikan akses laporan lengkap di gg.gg/srimulyoberbagi.


Bukan hanya 62 karung beras yang diberikan kepada warga yang membutuhkan, Srimulyo Berbagi juga memberikan beberapa uang kepada Yatim, Piatu, Janda, dan Mualaf. Doa yang baik untuk seluruh masyarakat, semoga pandemi ini segera berakhir, ekonomi warga segera pulih dan semoga kita selalu diberikan kesehatan dan keberkahan.





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *