Keluarga korban terorisme ini dikenal sebagai pribadi yang berjasa bagi komunitas.

REPUBLIKA.CO.ID, OTTAWA — Pasangan suami istri Salman Afzaal dan istrinya Madiha Salman beserta putri dan ibu Salman meninggal setelah sebuah truk hitam menabrak mereka saat sedang berjalan-jalan sore. Fayez, anak Salman yang berusia sembilan tahun, selamat. Kejadian ini adalah peristiwa tragis yang diduga kuat terjadi karena kebencian terhadap Muslim. 


Halema Khan, seseorang yang dekat dengan keluarga Salman, menyebut keluarga Salman tidak memiliki kerabat dekat di Kanada. Halema mengatakan kepada CBC News, mereka menjadi dekat dengan keluarganya.


Menurutnya, mereka tiba di Kanada dari Pakistan pada 2007, siap bekerja keras untuk memulai hidup baru bagi bayi perempuan mereka. “Kami menghadiri acara bahagia satu sama lain, acara sedih, selalu ada untuk satu sama lain,” kata Khan.


“Itu bukan perjalanan yang mudah bagi mereka, tetapi mereka berhasil,” ujar Khan bersama dua anaknya di tempat peringatan yang didirikan di lokasi serangan.


“Mereka bekerja siang dan malam. Mereka memberi kepada masyarakat, bukan hanya untuk komunitas Muslim, tetapi juga untuk komunitas Kanada secara umum,” ungkapnya.


 


 


 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *