Balitbang dan Diklat Kemenag gelar temu peneliti bidang keagamaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan serta pendidikan dan pelatihan di bidang keagamaan.


Peneliti sebagai aset utama Badan Litbang Kementerian Agama memiliki peran penting dan strategis dalam mendukung pembuatan kebijakan pembangunan nasional bidang agama melalui hasil-hasil penelitian di bidang bimbingan masyarakat agama dan layanan keagamaaan, bidang pendidikan agama dan keagamaan, serta bidang lektur khazanah dan manajemen organisasi. 


Hal ini disampaikan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Prof Achmad Gunaryo, dalam Temu Nasional Peneliti Tahun 2021 adalah “Masa Depan Riset Agama dan Keagamaan di bawah koordinasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)”, Kamis (10/6). 


Dia mengatakan, dalam menghadapi persaingan global peran penelitian dan pengkajian sangat penting dan strategis. Salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan mutu penelitian dan pengkajian dengan membentuk badan otonom yaitu Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Tekonogi (Sisnas Iptek).


Dia menjelaskan, secara umum kegiatan ini diarahkan pada dua hal pokok, yaitu sebagai wahana untuk peningkatan kompetensi dan evaluasi kinerja peneliti Kementerian Agama dalam menyongsong hadirnya lembaga BRIN. “Harapannya kegiatan ini dapat menjelaskan posisi riset agama dalam kerangka BRIN agar dapat berkontribusi secara optimal dalam pengambilan kebijakan pembangunan nasional di bidang agama,” ujar dia.   


Peserta Temu Ilmiah Nasional Peneliti seluruhnya berjumlah 300 orang dengan komposisi 100 orang luring dan 200 orang daring. Peserta terdiri dari peneliti Badan Litbang, yaitu Pusat dan Unit Pelaksana Teknis yang tersebar di tiga Balai Litbang, peserta kementerian/lembaga lain, serta panitia pelaksana.


Narasumber dalam kegiatan ini adalah Menteri Agama RI, Kepala BRIN/LIPI, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Deputi SDM Aparatur Kemenpan RB, Deputi Kelembagaan Kemenpan RB, Bappenas, dan Ketua Himpenindo.  


 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *