Mushola Al Hijrah saat ini belum dilengkapi dengan sarana air wudhu.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN – Umat Islam di Blok Peuteuy Jogol, Dusun Cikadu, Desa/Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan, kini bisa menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan lebih khusyuk. Pasalnya, di lingkungan mereka kini telah hadir mushola, setelah mushola satu-satunya ambruk pada 2012 silam.


Proses pembangunan Mushola Al Hijrah di Blok Peuteuy Jogol sebelumnya diinisiasi Yayasan Mualaf Ikhlas Madani Indonesia (Mukmin) Kabupaten Kuningan bersama warga dan aparat desa setempat. Dengan dibantu donasi dari umat Islam, proses pembangunan mushola bisa dimulai pada 4 Februari 2021.


Mushola Al Hijrah akhirnya bisa berdiri pada awal Ramadhan ini. Muslim di Blok Peuteuy Jogol pun bisa menggunakannya untuk sholat lima waktu maupun sholat taraweh.


‘’Alhamdulillah, mushola itu sudah bisa digunakan untuk sholat bagi muslim di sana,’’ ujar Ketua Yayasan Mukmin Kabupaten Kuningan, Ade Supriadi, kepada Republika, Selasa (27/4).


Namun, lanjut Ade, Mushola Al Hijrah saat ini belum dilengkapi dengan sarana air wudhu. Pasalnya, sumber air bersih di sekitar mushola itu sulit ditemukan.


 


 





Republika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *